Fruit cup with cherries and grapefruit



4 servings

200 g. of cherries
40 g. of powdered sugar
Lemon ice cream
2 pink grapefruits
Maraschino


Wash, dry and cut the grapefruits into halfs horizontally. With a small knife empty them, fruit extracting without their skin protection. Put into a bowl the extracted grapefruit, the cherries (without their pit) and pour maraschino (3 cup). Mix, put the bowl in a fresh place and let the inggridients marinate for a half an hour. Then serve the fruit into the grapefruit’s peel and complete with lemon ice cream

Polenta with Creazzo “fiolaro” Broccoli and Assiago Mezzano

4 servings
300 g. of cleaned “Fiolaro” broccoli
1 garlic clove
40 g. of butter
100 g. Asiago Mezzano (medium-ripe variety)
350 g. Marano corn

Clean broccoli, chop them and simmer in boiling salted water for a short time. Shallow-fry garlic into a bit of oil in a frying pan and before it starts colouring, add the broccoli, let them spicy. Prepare a firm polenta (corn mush). Remove from heat and add grated Asiago and the broccoli. Mix them well and serve. You can spread some grated Asiago Mezzano on dishes.


Small calamari and asparagus


4 servings

20 asparagus
300 g. cleaned small calamari
4 tablespoons of extra virgin olive oil
The juice of one lemon
10 fresh mint leaves
Salt

Cut in stripes the mint leaves previously washed and dryed. Macerate them with oil with a bit of salt. Wash asparagus, remove their stem and cook. Boil the small calamari in the same way (those used for this recipe must be very small so they don’t need more than a minute of cooking, but if you use bigger calamari you should cut them into very thin slices). Mix the aromatized oil with lemon juice, salt slightly and dress with this mixture both asparagus and calamari. You can serve this dish hot or warm.






cerita hantu "1"

       Kalian pasti pernah mendengar kalau "di dunia ini kita gak sendiri." Yap.. segala sesuatu di dunia ini pasti berpasang-pasangan friends, termasuk "diri kita". Ibarat kata, ada malam dan siang, ada matahari dan bulan, ada cewek dan cowok, ada manusia dan hantu, dan lain sebagainya. Disini gue bukannya mau buat kalian takut, tapi gue cuma mau ngingetin aja bagi kalian yang "gak percaya" sama yang namanya hantu. Secara gak sadar, mereka tinggal di satu tempat dengan kita, walau dimensi mereka yang berbeda, tapi mereka ADA dan melihat kita. Dan...... inilah kisah gue dengan "mereka".

        Cerita ini berawal ketika gue kelas 10, setiap akhir semester di kelas 10 ini sekolah gue selalu mengadakan yang namanya lomba pensi antar kelas, dan kelas gue pastinya ikut. Sebelum hari H, kelas gue ngadain yang namanya gladi resik dan kegiatan itu berlangsung sampai malam. Waktu itu gue dan teman-teman (dyah, sintya, yurida, dan havina) gue baru aja salat maghrib dan setelahnya kami-pun kembali ke aula yang letaknya ada di lantai 2. Sesampainya di aula, gue dan teman-teman gue pun masuk giliran untuk gladi resik. Saat itu gue main di drama. Setelah giliran gue dan teman-teman gue untuk gladi resik selesai, kami-pun duduk di kursi penonton paling belakang yang sebelumnya memang sudah kelas kami siapkan. Waktu itu yang duduk di kursi cuma gue dan dyah, sedangkan yang lainnya berdiri di belakang kami. Untuk sesaat kita terpaku melihat penampilan teman-teman kami yang sedang gladi resik di atas panggung sebelum teman gue, dyah menepuk-nepuk paha-ku. gue pun menoleh kearahnya karena merasa terganggu juga ditepuk-tepuk kaya gitu.
       "apaan sih dy?" tanyaku sedikit kesal.
       "lu liat deh di pintu, ada siapa deh? orang atau bukan sih?" tanyanya balik, berbisik di telinga gue. Karena penasaran dengan ucapannya, gue-pun menoleh ke pintu belakang aula yang memang letaknya sekitar 1,5 meter di samping kami. Jujur aja, saat itu memang ada seseorang yang mengintip ke dalam dan sepertinya melihat ke arah kami berlima, gue sempat menatapnya untuk beberapa detik sampai ketika seseorang yang lebih terlihat seperti bayangan itu langsung menarik kepalanya ke belakang pintu seperti seseorang yang baru saja ketahuan sedang mengintip. Pada saat itu aku hanya berpikir kalau "dia" adalah teman gue yang namanya Tommy atau aryo yang memang saat itu sedang turun ke bawah untuk mengambil kabel listrik dan berniat menakut-nakuti kami.
       "orang kali di... keliatannya kaya anak seumuran kita kok. paling aryo atau tommy." 
       "Mudah-mudahan aja deh." jawab dyah yang terlihat takut. "tapi tadi gue sempet liat mukanya tau dhi. serem tau... kaya joker gitu."
       "mungkin cuma perasaan lu aja kali dy." kataku mencoba menenangkan. 
       "Mungkin kali ya dhi." ucapnya. Dyah-pun kembali menonton teman-teman kami yang ada di depan. tapi tidak sampai situ aja. Baru beberapa saat kami menonton, tiba-tiba saja gue ngerasa kalau ada yang memperhatikan. dengan sedikit ragu, gue pun menoleh ke arah pintu belakang aula dan tepat saat gue menoleh, ada seseorang yang mengintip ke dalam. dengan ragu, gue mencolek dyah dan menyuruhnya untuk melihat ke pintu aula, dan tepat saat dyah menoleh, orang yang mengintip kami langsung menarik kepalanya. gue dan dyah langsung berpandangan.
       "itu siapa?" tanayku dan dyah berbarengan. Kami-pun langsung brtanya ke teman-teman kami yang ada di belakang tentang sang pengintip tadi. Yurida, havina, dan sintya memang sempat menoleh ke pintu saat gue dan dyah menoleh ke pintu bersama-sama. tapi mereka tidak melihat siapa-siapa di situ. Mendengar hal itu, aku dan dyah jadi takut sendiri. gue sih mencoba untuk tetap berpositive thinking, akhirnya gue pergi menemui semua teman-teman gue yang cowok dan menanyakan mereka satu persatu apakah mereka tadi mengintip kami dari pintu belakang, dan semua dari teman-temanku mengatakan kalau mereka tadi tidak ada yang keluar dari aula, sedangkan tommy dan aryo baru kembali dari bawah setelah gue selesai menanyakan semua teman-teman gue. Gue benar-benar bingung saat itu, kalau teman-teman gue gak ada yang keluar aula, sedangkan tommy dan aryo baru keatas setelah kejadian itu, terus yang ngintip tadi siapa?
       
gue baru tahu fakta tentang si pengintip itu keesokan harinya. Ternyata di sekolah gue itu adalah sekolah yang cukup banyak "penghuninya", dan tempat paling banyak itu ada di lantai 2. Disekolahku sempat beberapa kali ada penampakan, salah satunya temanku Ani yang sempat pernah melihat seorang anak perempuan menggunakan seragam sma mengintip dari balik tiang yang ada di koridor, dan ternyata si pengintip itu adalah dia dan itu adalah awal dari cerita seram gue yang lainnya....

red chicory risotto













4 servings

320 g. rice
2 tufts of red chicory
2 garlic cloves
1 cup of white wine
2 tablespoons of grana padamo cheese
1.5 l. broth (even made with cube)
2 tablespoons of extra virgin olive oil
20 g. butter


Shallow-fry in oil and butter one garlic clove but remove it before it gets brownish, add sliced chicory keeping aside the cores. Pour some white wine and let chicory fade. Add rice, blend, and add broth little by little until done. Before removing from heat add grated grana padano cheese and a bit of butter. Season with white pepper and serve. As ornament, put in the middle of dish the chicory cores. Notice that you can pour red wine instead of white wine so you’ll add color to your risotto.







spicy macaroni














4 servings

350 g. champignon mushrooms,
One lemon, one onion
1 garlic clove, oil, butter
300 g. sausage
1 can of parboiled tomatoes
Salt, pepper
400 g. (striped) macaroni
Grana padano as needed

Dice cleaned mushrooms, put them in a bowl with water (where lemon juice has been added) . shallow fry onion and garlic with 50 g. of butter. Add mushrooms and simmer them until they loose all their water. Add chpped sausage and immediately the parboiled tomatoes (skinless and seedless if you don’t use canned ones).
Cook:
Until ready. Boil macaroni pasta al dente and drain. Put dressed macaroni into a baking tin, cover the pasta grated with grana padano and bits of butter. Bake until it gates au gratin.


"Mimosa" thin noodles ("tagliolini") with asparagus


4 servings

240 g.of tagliolini pasta
200 g.of white asparagus tops
A bit of butter
1 hard-boiled egg
Salt and black pepper

Boil the asparagus (previously washed and cleaned) into a pot full of salted water. Do not overcook. Drain and dry them. Cut their ends into many thin pieces except the tops.
Melt butter in a pan, add the chopped asparagus an their tops.
Add salt and pepper.
Cook the noodles and let them underdone. Dress them into a terrine with the asparagus sauce and spread the hard boiled egg yolk previously sifted. Serve.

Diberdayakan oleh Blogger.

Video

Loading...

Entri Populer

Google+ Badge

Google+ Followers

message me here :)


Translate

this is me

Pengikut

Amazon MP3 Clips